Teknologi Pasca Panen merupakan salah satu kunci untuk membangun bioindustri. Secara khusus, Program Sarjana Teknologi Pasca Panen SITH memfasilitasi mahasiswa untuk mempelajari pemrosesan pasca panen dalam bidang pertanian (agro), kehutanan (silvo) dan perikanan (fishery) sebagai bagian hilir dari pertanian tropis terpadu di Indonesia.
Program ini dirancang untuk menghasilkan profesional post-harvest engineer yang handal dan tangguh dengan kemampuan handling dan processing untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas bahan baku (raw materials) komoditas agro-silvo-fishery. Lulusan yang dihasilkan diharapkan untuk mampu berkontribusi dalam menjawab permasalahan nasional terkait: masalah kehilangan pasca panen; kualitas & umur simpan bioproduk; penambahan nilai bioproduk; pengembangan bioindustri yang berbasis lokal; penguasaan teknologi informasi dalam sistem distribusi dan jejaring pasar bioproduk.
Teknologi Pasca Panen merupakan program sarjana dengan waktu studi 4 (empat) tahun dimana mahasiswa harus melengkapi 144 SKS mata kuliah. Pelaksanaan program melibatkan pertemuan kuliah rutin, kerja laboratorium, kerja praktek, pelaksanaan Tugas Akhir dan pengembangan softskills.